Senin, 30 Maret 2009

KEMANA, BLOG DKM AL – HAQ STA BAKTI ASIH?

Bagi mahasiswa/i AAK Bakti Asih pasti tau DKM Al – Haq. Kegiatan mereka selalu ada saja, tidak pernah sepi dari berbagai kegiatan rohani. Memang harus ada kegiatan rohani ditengah – tengah kegiatan mahasiswa yang lebih bercorak kearah suka – suka, lebih mengurusi dunia. Nah, dari pada itu dengan adanya pihak kerohanian inilah mereka yang berada di DKM mengimbangi kegiatan mahasiswa tersebut.

Kebudayaan barat dan timur sudah bercokol kuat di tengah kehidupan berbangsa kita. Kebudayaan itu tidak lepas dari juga dari kehidupan yang juga berpengaruh kepada mahasiswa. Jangan sampai, generasi kita menjadi sisa – sisa dari puing – puing budaya barat dan timur yang liberalis dan komunis tersebut. Kebebasan dalam hidup sangat disenangi di setiap kalangan manapun, tetapi kebebasan akan menjadi boomerang sendiri bagi bangsa kita jika bangsa ini tidak di didik oleh suatu agama.

Kegiatan dengan mengenalkan nilai – nilai hidup akan membuat posisi kita sebagai manusia dapat dipertanggung jawabkan, sebagai khalik makhluk yang diciptakan sebagai makhluk ber alternative.
Kita akan menjadi manusia yang paling rugi selama hidup ini, jika kita tidak pernah mau untuk mempelajari tentang iman, islam, ihsan dan saah.

Namun, semua itu tergantung kepada kita sebagai makluk alternative. Apakah kita akan mempertahankan diri untuk menjadi sampah – sampah naturalisme, sampah – sampah idealisme, liberalisme, kolektifisme yang kesemuanya adalah produk tangan – tangan manusia. Kenapa kita tidak mau dengan ajaran Allah yang sudah benar – benar tidak bisa diragukan lagi, lihatlah madinatul munawarah. Islam merupakan system hidup tiada tanding.

Sahabat, imbangilah hidup ini dengan mempelajari agamamu. Jangan menjadi tukang puntung rokok dari sampah kebudayaan. Jika kebudayaan itu hancur berdasar janji Allah, kemana kamu akan lari?

Catatan ini, hanya merupakan sebuah pengingat. Tidak mudah kita untuk saling mengingatkan, karena itulah saya memahami bagaimana sulitnya bagi anggota DKM dengan sabar mereka berusaha mengajak mahasiswa untuk memiliki sikap bagiamana mengimbangi hidup ini berdasarkan ajaran Allah ajawazzala.
Semoga Allah membalas semangat kerja kalian.

Tidak ada komentar: